Tips Cara Menyimpan Batik

Keindahan batik dipengaruhi oleh cara menyimpannya. Setelah dicuci bersih, dan disetrika rapi; pastikan Anda melakukan langkah-langkah penyimpanan ini, agar batik Anda tetap prima :

  • Jangan dilipat. Cara tepat menyimpat kain atau gaun batik adalah digantung. Jika dilipat, cenderung membentuk garis pada serat kain dan mempercepat serat kain patah dan batik cepat lapuk.
  • Gunakan gantungan berbantalan untuk menggantung gaun. Bantalan yang membungkus gantungan dimaksudkan untuk menjaga agar serat kain tidak terkait dan rusak. Sedangkan untuk menggantung kain dan selendang, digunakan gantungan yang dilengkapi penjepit. Tapi sebelum dijepit, lapisi lebih dulu bagian kain yang akan dijepit dengan lipatan tissue, agar jepitan tidak merusak serat kain.
  • Pastikan kondisi lemari bersih. Alasi dengan kertas roti, agar menyerap lembap.
  • Agar terhindar dari gangguan ngengat, bersihkan beberapa butir lada putih bulat. Masukkan ke dalam kain halus, bungkus. Buat beberapa bungkusan seperti itu, untuk disebarkan di seluruh penjuru lemari.
  • Bersihkan lemari penyimpanan dua atau tiga bulan sekali. Keluarkan seluruh koleksi batik, buka lipatannya, dan angin-anginkan selama 1 jam, sebelum kembali menyimpannya.

 SELAMAT MENCOBAAAAAAAAAAAAAAA…!!!

1 Komentar

  1. Kain Batik said,

    mulailah tanamkan seni batik pada pemuda dan pemudi mulai dari sekarang, agar perkembangan batik tidak terhambat karena pengrajin batiknya sudah tua dan tidak mampu lagi membatik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: